Lobi Senyap ke Jakarta, Bupati Jauwerissa: “Tunggu Hasil, Biar Masyarakat yang Rasakan”

IMG 20260819 214233

FM, Tanimbar – Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat demi memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Duan Lolat.

Pernyataan itu disampaikan Jauwerissa saat ditemui di Lapangan Mandriak, Senin (17/8/2026), usai pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia beserta jajaran menteri atas perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan daerah-daerah lainnya melalui penambahan Dana Alokasi Umum (DAU).

“Yang pertama kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden beserta seluruh jajaran para menteri serta seluruh jajaran atas perhatiannya kepada kami Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan juga kepada seluruh kabupaten kota di seluruh Indonesia terhadap penambahan DAU,” ujar Jauwerissa.

Menurutnya, kebijakan penambahan DAU tersebut sekaligus menunjukkan bahwa anggapan yang berkembang di ruang publik mengenai kurangnya perhatian Presiden terhadap daerah tidak sepenuhnya benar.

“Ini menunjukkan bahwa apa yang selama ini didengar-dengar di publik bahwa Presiden kurang perhatian, ternyata itu tidak benar,” tegasnya.

Jauwerissa berharap tambahan anggaran tersebut dapat dikelola secara tepat dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.

Ia menekankan, amanah anggaran tambahan tersebut harus bermuara pada terciptanya keadilan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Semoga kami diberikan amanah, berdasarkan DAU tambahan tersebut dapat kami gunakan sebagaimana mestinya untuk keadilan dan kemakmuran masyarakat Bumi Duan Lolat,” katanya.

Lebih jauh, Jauwerissa mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Juliana Ch. Ratuanak selama ini terus melakukan komunikasi dan lobi ke pemerintah pusat untuk memperjuangkan tambahan dukungan anggaran bagi Tanimbar.

Menurutnya, berbagai upaya tersebut tidak selalu dipublikasikan karena pemerintah daerah memilih menunggu hasil konkret yang nantinya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami juga selama ini saya dan juga Ibu Wakil terus bekerja, yaitu ke Jakarta, ke pusat, untuk bagaimana bisa mencari tambahan anggaran. Yang pastinya kami tidak mempublikasikan, kami menunggu hasil,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keberhasilan kerja pemerintah daerah tidak semata-mata diukur dari seberapa banyak yang disampaikan kepada publik, tetapi dari hasil nyata yang mampu dirasakan masyarakat.

“Biarlah hasil yang nanti dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Jauwerissa.

Pernyataan tersebut memperlihatkan arah kebijakan Pemkab Kepulauan Tanimbar yang menempatkan penguatan dukungan fiskal dari pemerintah pusat sebagai salah satu strategi penting untuk mempercepat pembangunan daerah, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.(FM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *