Kasus Penikaman Nus Kei Terungkap Cepat, Polisi Ciduk Petarung MMA Asal Maluku

ChatGPT Image 19 Apr 2026 19.52.47

FAKTA MALUKU, Langgur – Aparat Kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus penikaman yang menewaskan Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Dalam waktu singkat, dua terduga pelaku berhasil diamankan, salah satunya diketahui merupakan petarung MMA dan Muay Thai aktif.

Kedua terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maluku Tenggara.

HR sendiri diketahui merupakan atlet bela diri asal Maluku yang aktif di ajang One Pride MMA. Ia tercatat pernah meraih medali emas dalam SLC Cup Surabaya 2023 dan hingga awal 2026 masih aktif mempromosikan aktivitas latihan serta pertarungan melalui media sosial pribadinya.

Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, membenarkan penangkapan tersebut. Namun, motif di balik aksi brutal itu masih dalam pendalaman penyidik.

“Iya, benar dua orang terduga sudah diamankan. Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” ujarnya kepada Fakta Maluku, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto telah menginstruksikan jajarannya untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan hingga tuntas.
Di tengah proses hukum yang berjalan, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap menahan diri dan tidak terprovokasi oleh situasi.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan proses hukum kepada Polri,” tegas Rositah.

Sementara itu, Polda Maluku memastikan kondisi keamanan di wilayah Maluku Tenggara tetap aman dan kondusif. Aparat juga terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIT. Korban ditikam oleh orang tak dikenal saat berada di area pintu kedatangan, tepatnya di Desa Ibra, Kecamatan Kei Kecil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nus Kei diserang menggunakan senjata tajam saat hendak keluar dari terminal kedatangan. Luka yang diderita korban menyebabkan nyawanya tidak tertolong.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius publik, mengingat korban merupakan tokoh politik berpengaruh di Maluku Tenggara. Polisi pun berjanji akan mengungkap motif serta aktor intelektual di balik aksi tersebut.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *