FAKTA MALUKU, Tanimbar – Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar utama dalam menjaga kualitas demokrasi dan mendorong pembangunan daerah.
Penegasan itu disampaikan dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar periode 2026-2029 di Gedung MSC, Saumlaki, Rabu (22/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PWI yang baru dilantik.
Ia menekankan bahwa amanah yang diemban bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab moral dan sosial yang menuntut profesionalisme, integritas, serta komitmen menjaga marwah pers.
“Pers hari ini tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk arah kesadaran publik. Karena itu, pers harus tetap berdiri sebagai penjaga kebenaran dan penuntun nalar masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, di tengah arus informasi yang semakin kompleks di mana informasi dapat diperebutkan, dibentuk, bahkan dipelintir peran pers menjadi semakin strategis.
Kabupaten Kepulauan Tanimbar, lanjutnya, membutuhkan pers yang tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga cermat membaca konteks dan bijak dalam membangun narasi.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kuatnya persepsi publik, meningkatnya kepercayaan masyarakat, serta tumbuhnya optimisme kolektif.

Dalam konteks itu, Bupati berharap PWI Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat menjadi rumah besar profesionalisme wartawan yang menjaga kualitas karya jurnalistik sekaligus menjunjung tinggi kehormatan profesi sebagai pilar demokrasi.
Bupati juga menyampaikan empat harapan utama kepada PWI ke depan. Pertama, memperkuat kualitas jurnalistik yang berbasis fakta, verifikasi, dan keberimbangan informasi. Kedua, menjaga fungsi pers sebagai kontrol sosial yang sehat dengan menghadirkan kritik yang konstruktif dan solusi. Ketiga, membangun narasi positif dan realistis tentang pembangunan daerah. Keempat, mempertahankan independensi, integritas, dan kehormatan profesi.
“Pemerintah daerah memandang pers bukan sekadar pelengkap, tetapi sebagai aktor penting dalam menciptakan iklim sosial dan politik yang sehat. Pembangunan tidak akan bermakna jika tidak dipahami, dan tidak akan berkelanjutan jika tidak dipercaya,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers dan jajaran PWI dari pusat hingga daerah atas kontribusinya dalam menjaga komunikasi publik yang terbuka dan dinamis di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ia turut memberikan penghargaan kepada pengurus PWI periode sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Maluku, Alex Sariwating, dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan wartawan profesional.
Hal ini sejalan dengan tema yang diusung, yakni “Menata Fondasi, Menguatkan Integritas, PWI Tanimbar sebagai Pilar Literasi dan Demokrasi.”
Ia juga mengingatkan pentingnya menghadirkan karya jurnalistik yang menyejukkan dan konstruktif, guna mendukung pembangunan daerah.
“Wartawan harus mampu membangun Tanimbar dengan berita-berita yang baik dan menyejukkan, demi kemajuan daerah ini,” ujarnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran pers di Tanimbar, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kekuatan yang ikut mendorong kemajuan daerah yang dikenal dengan sebutan Duan Lolat tersebut.(NS)













