Ketua LPTQ Tanimbar Tetap All Out Dampingi Kontingen MTQ di Tengah Keterbatasan Anggaran

IMG 20260625 WA0187

FM, Tanimbar – Di tengah keterbatasan anggaran yang membayangi keikutsertaan Kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku di Ambon, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maharaja Tuharea, tetap menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal seluruh peserta hingga pelaksanaan lomba berlangsung.

Sejak keberangkatan dari Saumlaki menuju Ambon, Maharaja Tuharea terus memastikan kebutuhan dasar para kafilah, pelatih, pendamping, dan official tetap terpenuhi meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan pembiayaan.

Diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar telah memberikan dukungan anggaran sekitar Rp100 juta untuk mendukung partisipasi kontingen pada ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku. Dukungan tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan syiar Islam dan pengembangan generasi Qur’ani di Bumi Duan-Lolat.

Namun dalam praktiknya, sejumlah kebutuhan operasional selama pelaksanaan MTQ di Ambon masih harus ditanggung secara mandiri oleh kontingen. Mulai dari biaya penginapan, konsumsi, transportasi lokal, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya yang tidak seluruhnya terakomodasi dalam dukungan yang tersedia.

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus LPTQ. Di satu sisi, peserta dituntut tampil maksimal membawa nama baik daerah, sementara di sisi lain berbagai kebutuhan lapangan harus terus diupayakan agar tidak mengganggu konsentrasi para peserta.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Ketua LPTQ Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk terus mendampingi dan memastikan seluruh anggota kontingen mendapatkan perhatian yang layak.

Menurut sejumlah peserta dan pendamping, Maharaja Tuharea tidak hanya menjalankan perannya secara administratif sebagai pimpinan LPTQ, tetapi juga hadir langsung di tengah-tengah kontingen untuk memantau kondisi peserta, memberikan motivasi, serta mencarikan solusi atas berbagai kebutuhan yang muncul selama pelaksanaan kegiatan.

“Di tengah berbagai keterbatasan yang ada, beliau terus berupaya mencari jalan keluar. Beliau selalu hadir, mengontrol kondisi peserta, berkomunikasi dengan pelatih dan pendamping, serta memastikan kebutuhan peserta tetap menjadi prioritas,” ujar salah satu anggota kontingen kepada media ini via WhatsApp, Kamis (25/6/2026).

Perhatian tersebut dinilai sangat penting mengingat para peserta yang berlaga di Ambon merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang dipercaya membawa nama daerah pada ajang keagamaan bergengsi tingkat Provinsi Maluku.

Persoalan keterbatasan anggaran juga telah disampaikan secara terbuka dalam pertemuan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar selaku Ketua Rombongan. Pemerintah daerah melalui Sekda disebut memberikan perhatian terhadap kondisi yang dihadapi kontingen dan berkomitmen untuk mencari solusi sesuai kemampuan daerah dan mekanisme yang berlaku.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, semangat para kafilah Tanimbar tetap terjaga. Seluruh peserta terus mematangkan persiapan untuk menghadapi berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan pada MTQ XXXI Provinsi Maluku.

Kontingen Kabupaten Kepulauan Tanimbar pun berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Tanimbar agar para peserta dapat tampil percaya diri, mengharumkan nama daerah, serta meraih hasil terbaik bagi Bumi Duan-Lolat.

Bagi jajaran LPTQ, keikutsertaan dalam MTQ tidak hanya berbicara soal prestasi dan perolehan juara. Lebih dari itu, ajang ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter, memperkuat syiar Islam, serta menumbuhkan generasi Qur’ani yang kelak menjadi kebanggaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras yang terus dijaga, kontingen Tanimbar optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.(FM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *