FAKTA MALUKU – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar membuka ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk menghadirkan inovasi dan gagasan kreatif dalam mendorong pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, saat menghadiri kegiatan Bacarita Pemuda Tanimbar yang digelar Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ini berlangsung di Taman Kota Saumlaki, Kamis (29/10/2026), dengan mengusung tema “Tanimbar Bangkit: Pemuda Patriotik, Gigih dan Bersimpati Menjaga Negeri Duan Lolat”.

Bupati Ricky Jauwerissa hadir bersama Wakil Bupati Juliana Ch. Ratuanak, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Turut hadir Kepala Bappeda, kepala dinas yang membidangi pertanian dan pangan, perikanan, pemberdayaan masyarakat dan desa, pariwisata, lingkungan hidup, serta pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR).
Kegiatan ini juga dihadiri para ketua organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta siswa-siswi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Forum tersebut berjalan aktif dipandu oleh MC Ivan Melaolin menjadi wadah dialog terbuka bagi generasi muda untuk membahas berbagai persoalan strategis daerah, mulai dari ekonomi, lingkungan, sosial budaya, kesejahteraan masyarakat, hingga pemberdayaan desa.

Ketua DPC GAMKI Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jexon J. Batbual, mengatakan bahwa kegiatan Bacarita Pemuda Tanimbar bertujuan menyamakan persepsi mengenai kedudukan dan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus terlibat aktif memetakan persoalan, mengidentifikasi peluang, serta merumuskan gagasan yang dapat diwujudkan melalui aksi nyata.
Ia menegaskan, generasi muda memiliki dua peran penting, yakni sebagai agent of change atau agen perubahan dan agent of development atau agen pembangunan.
Sebagai agen perubahan, pemuda dituntut berani memulai hal baru, kritis membaca situasi, serta tidak sekadar menerima keadaan yang dianggap biasa. Generasi muda harus mampu menghadirkan gagasan segar, pola kerja inovatif, dan pemanfaatan teknologi untuk mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.

Selain itu, pemuda juga diharapkan berperan dalam mengawal kebijakan publik secara santun, konstruktif, dan berbasis data. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui keterlibatan dalam persoalan lingkungan, pengelolaan sampah, peningkatan budaya kerja, serta pengembangan kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
Sementara sebagai agen pembangunan, pemuda diharapkan terlibat langsung dalam berbagai sektor, baik sebagai pelaku usaha, tenaga profesional, pendidik, relawan, maupun penggerak pembangunan desa.
“Pemuda harus mampu mengubah potensi lokal menjadi produk, jasa, dan lapangan kerja. Pemuda juga perlu menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah, gereja, dunia usaha, dan perguruan tinggi,”terang Jexon.
Dirinya menambahkan, setiap gagasan dan gerakan pemuda harus berorientasi pada keberlanjutan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Karena itu, ia berharap forum Bacarita Pemuda Tanimbar mampu melahirkan pemikiran yang solutif, memperkuat semangat kebersamaan, serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan di Bumi Duan Lolat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi dengan generasi muda demi mewujudkan Tanimbar yang lebih maju.
Menurut Ricky, pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai gagasan, kreativitas, inovasi, dan potensi yang dimiliki pemuda untuk menjawab beragam tantangan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam pembangunan tidak semata-mata harus dimulai dengan ketersediaan anggaran. Hal yang lebih penting adalah kemauan untuk menunjukkan kemampuan, menghadirkan ide-ide kreatif, dan membangun kerja sama demi kemajuan daerah.
“Saya dan Ibu Wakil Bupati berkomitmen bersatu berjuang untuk masa depan yang kita inginkan, yaitu Tanimbar maju. Pemerintah daerah selalu membuka diri bagi siapa saja yang mau bergabung, tanpa harus berpikir soal anggaran terlebih dahulu. Bagaimana menunjukkan potensi dan membangun daerah ini melalui inovasi-inovasi yang dibuat, kami sangat terbuka,” ujar Ricky.
Ia menilai, kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda yang berani menyampaikan gagasan, memulai perubahan, serta bekerja secara konsisten untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Semangat Sumpah Pemuda 1928, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perubahan besar. Semangat tersebut perlu diterjemahkan ke dalam tindakan nyata melalui kerja sama, kreativitas, dan kepedulian terhadap masa depan daerah.
Karena itu, pemuda Tanimbar diharapkan tidak hanya menyampaikan kritik dan gagasan, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam mencari solusi serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan.
Melalui kegiatan Bacarita Pemuda Tanimbar, Bupati Ricky Jauwerissa berharap lahir berbagai gagasan dan gerakan kolaboratif yang mampu memperkuat kontribusi pemuda dalam pembangunan daerah.
Kontribusi tersebut diharapkan mencakup pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat desa, pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Forum ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, komunitas masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun masa depan Kepulauan Tanimbar.
Semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut menjadi pesan bersama bahwa masa depan Tanimbar membutuhkan generasi muda yang patriotik, gigih, peduli, dan mampu bekerja sama demi kepentingan masyarakat.
Pemuda bukan sekadar harapan masa depan, melainkan bagian penting dari perubahan hari ini. Dengan gagasan, inovasi, dan kerja nyata, generasi muda diharapkan menjadi kekuatan penggerak untuk mewujudkan Tanimbar yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.(FM-01)













