20 Warga Latdalam Terima Bantuan Rumah Swadaya, Wabup Tanimbar Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat

IMG 20260523 WA0190

FM, Tanimbar – Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, M.K.M., menghadiri peresmian sekaligus penyerahan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 20 penerima manfaat di Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI, Saaida Uluputty, didampingi Kepala Balai Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar Yorim Resa Fordatkosu, pimpinan OPD terkait, Penjabat Kepala Desa Latdalam beserta perangkat desa, serta masyarakat penerima bantuan.

FB IMG 1779543486082

Program BSPS Tahun 2025 di Desa Latdalam mencakup pembangunan 20 unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat menyelesaikan pembangunan rumah hingga layak dihuni.

Dalam sambutannya, Saaida Uluputty menegaskan bahwa program BSPS merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan yang masih membutuhkan perhatian pembangunan.

FB IMG 1779543498622

“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar masyarakat memiliki tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak huni. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan seremoni launching dan peninjauan langsung lokasi pembangunan rumah penerima bantuan. Kegiatan ini juga menjadi momentum dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat setempat.

Sementara itu, Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan DPR RI atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Tanimbar melalui program perumahan tersebut.

Menurutnya, ketersediaan rumah layak huni memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan hingga pembentukan karakter keluarga.

Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan aspek kesehatan dalam pembangunan rumah, khususnya terkait penggunaan material berbahaya seperti asbes tanpa plafon.

“Asbes memiliki serat mikro yang sangat halus dan tajam. Jika rusak atau lapuk, seratnya dapat terlepas ke udara, terhirup, dan menancap di paru-paru, sehingga berisiko menimbulkan penyakit serius seperti asbestosis hingga kanker,” jelasnya.

Kepala BP3KP Maluku, Pither Pakabu, menjelaskan bahwa setiap unit rumah mendapatkan bantuan senilai Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja.

Program ini, lanjutnya, juga mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui semangat gotong royong dalam proses pembangunan.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik dan sejahtera,” kata Pakabu.

Wakil Ketua II DPRD KKT, Yorim Resa Fordatkosu, turut mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat rumah bantuan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Usai peresmian, Saaida Uluputty juga menggelar audiensi bersama Penjabat Kepala Desa Latdalam dan warga penerima bantuan guna menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Berbagai kebutuhan pembangunan desa turut dihimpun untuk diperjuangkan di tingkat pusat.

Penjabat Kepala Desa Latdalam menyampaikan apresiasi atas program BSPS yang dinilai sangat membantu masyarakat. Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan mengingat masih banyak warga yang membutuhkan dukungan pembangunan maupun perbaikan rumah layak huni.

Program BSPS 2025 di Desa Latdalam diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pemerataan pembangunan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.(FM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *