FAKTA MALUKU, Tanimbar – Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, menghadiri kegiatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi gogo di Desa Otemer, Kecamatan Wemaktian, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program percepatan swasembada pangan nasional, khususnya beras.
Penanaman dilakukan secara simbolis di lahan seluas 86 hektare bersama Kelompok Tani Laktokiama. Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Kepulauan Tanimbar Bidang Pembangunan dan SDM Somalay Batlayeri, Kepala Dinas Pertanian Jemy Watumlawar, Kapolsek Wemaktian, Danramil, serta pemerintah desa setempat.

Wabup Juliana dalam penyampaiannya menegaskan, bahwa ketersediaan bibit dan dukungan pemerintah saat ini merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh petani melalui kerja keras, ketekunan, dan kolaborasi.
“Pemerintah pusat sedang menyiapkan swasembada pangan, dan berkat itu akan berhasil jika disambut dengan kesungguhan. Mereka yang rajin, ulet, dan tekunlah yang akan menuai hasil,” ujarnya.

Ia mengajak pemerintah desa, tokoh gereja, dan seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan mendorong kesadaran bertani secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, tanpa kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tekun, hasil optimal tidak akan tercapai.
Wabup juga menekankan bahwa penanaman simbolis harus diikuti dengan pembukaan dan pengelolaan lahan secara konsisten hingga masa panen. Padi gogo diperkirakan dapat dipanen dalam waktu tiga hingga empat bulan.
“Kami akan terus memantau lahan ini, memastikan pengelolaan berjalan baik, termasuk penggunaan herbisida yang tepat agar petani tidak terbebani,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap hasil panen ke depan dapat dikelola dengan pendekatan teknologi dan industri agar meningkatkan produktivitas sekaligus kepercayaan diri petani.
“Pemerintah hadir sebagai pelayan masyarakat. Kami tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari kita maju bersama untuk kesejahteraan bersama,” tutupnya.(NS)












