Sidak ke Desa Tumbur Guru Mangkir, Wabup Langsung Mengajar di Kelas

IMG 20251113 WA0147

FAKTA MALUKU, Tanimbar – Usai mengantar kepulangan tamu di Bandara Mathilda Batlayeri Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa dan Wakil Bupati Juliana Ch. Ratuanak tanpa jeda langsung menuju Desa Tumbur, Kecamatan Wertamrian, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelayanan publik di tingkat desa berlangsung Selasa (11/11/2025).

Langkah cepat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan fungsi pelayanan dasar pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan desa benar-benar berjalan untuk rakyat.

Sidak pertama dilakukan di SD Naskat St. Andreas Tumbur, Pemandangan tak sedap langsung tersaji sejumlah ruang kelas kosong karena guru tidak hadir dengan alasan izin. Melihat hal itu, Wakil Bupati tidak tinggal diam ia langsung masuk ke kelas dan mengambil alih proses belajar mengajar.

IMG 20251113 181249

Tindakan spontan itu disambut antusias para siswa. “Anak-anak tidak boleh dirugikan karena kelalaian guru. Pendidikan harus tetap berjalan,” tegas Ratuanak.

Sementara itu, Bupati Ricky Jauwerissa meninjau kondisi bangunan sekolah, memeriksa ruang kelas, dan berdialog dengan tenaga pendidik yang hadir.

Ia menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab guru dalam mencerdaskan generasi muda di daerah terpencil.

Dari sekolah, rombongan bergerak menuju Kantor Desa Tumbur. Di sana Bupati memeriksa kehadiran aparatur desa, meninjau dokumen pelayanan publik, dan berdialog dengan kepala desa serta perangkatnya. Fokus pembahasan mencakup kinerja aparatur, perencanaan pembangunan, dan penggunaan Dana Desa.

“Dana Desa bukan sekadar anggaran, tetapi amanah rakyat yang harus dikelola dengan jujur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati dengan tegas.

Tak berhenti di situ, Bupati dan Wabup juga menyambangi Poskesdes Tumbur. Kondisi fasilitas kesehatan dinilai cukup baik, namun keduanya tetap menekankan pentingnya pelayanan prima dan kedisiplinan tenaga medis.

“Jumlah tenaga kesehatan di sini sudah cukup, yang dibutuhkan sekarang adalah kesungguhan dalam melayani,” tegas Wakil Bupati.

Bupati menuturkan, sidak ini merupakan bentuk pengawasan aktif dan pembinaan langsung pemerintah daerah terhadap kinerja pelayanan publik di tingkat desa.

“Kami ingin melihat dan mendengar langsung persoalan di lapangan. Semua temuan ini akan ditindaklanjuti melalui program yang tepat sasaran, baik melalui APBD, Dana Desa, maupun sumber lain yang sah,” ujarnya.

Sidak ke Desa Tumbur menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Jauwerissa–Ratuanak tidak sekadar duduk di balik meja, melainkan turun langsung memastikan pelayanan publik berjalan, dan rakyat Tanimbar benar-benar merasakan hadirnya pemerintah di tengah mereka.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *