Refleksi Setahun Kepemimpinan: Fondasi Kuat Menuju Tanimbar MAJU

Refleksi kepemimpinan Bupati Tanimbar

FAKTA MALUKU, Tanimbar – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bupati Ricky Jauwerissa dan dr. Juliana Ch.RatuanK menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan daerah dan memperkuat kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan dalam acara syukuran satu tahun masa kerja Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030 yang berlangsung dalam suasana penuh syukur dan refleksi di Pendopo Kediaman Bupati, Saumlaki, (21/2/2026).

IMG 20260221 WA0151

Bupati menegaskan, bahwa satu tahun pertama kepemimpinan bukan sekadar perjalanan waktu, melainkan fondasi penting untuk memastikan arah pembangunan berjalan sesuai visi besar daerah, yakni “Tanimbar MAJU Mandiri, Adil, Berkelanjutan, dan Unggul.”

“Momentum satu tahun pengabdian ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi dan penguatan tekad untuk terus bekerja lebih keras, mempercepat pembangunan, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tegas Jauwerissa.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar langsung bergerak memperkuat fondasi pembangunan melalui penyusunan dokumen perencanaan strategis, termasuk RPJMD 2025–2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.

Dalam bidang kesehatan, capaian signifikan diraih melalui penghargaan UHC Award kategori Pratama, dengan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional mencapai 98 persen. Capaian ini memastikan sebagian besar masyarakat Tanimbar memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak.

Di sektor pendidikan, pemerintah daerah melakukan revitalisasi sarana pendidikan, digitalisasi pembelajaran di ratusan sekolah, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik melalui program Pendidikan Profesi Guru. Dukungan terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui pemberian bantuan pendidikan kepada mahasiswa asal Tanimbar.

Infrastruktur dan Energi Jadi Prioritas
Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama dalam tahun pertama kepemimpinan. Berbagai proyek strategis telah dilaksanakan, mulai dari peningkatan ruas jalan, pembangunan jaringan air bersih, hingga pemasangan listrik bagi ratusan rumah tangga kurang mampu.

Selain itu, dukungan pemerintah pusat melalui pembangunan SPAM Bomaki senilai Rp28 miliar diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap kebutuhan air bersih di Saumlaki dan wilayah sekitarnya.

Tak hanya itu, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di sejumlah desa menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi, khususnya bagi wilayah yang selama ini masih terbatas akses listriknya.

Bupati juga menyoroti kemajuan signifikan dalam tata kelola pemerintahan. Kepatuhan pelayanan publik yang sebelumnya berada pada zona merah kini meningkat ke zona kuning berdasarkan penilaian Ombudsman RI.

Sementara itu, nilai Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dari KPK melonjak signifikan, mencerminkan penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan mengalami penurunan, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Efisiensi Anggaran Bukan Hambatan
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, Bupati menegaskan bahwa keterbatasan fiskal tidak menjadi alasan untuk memperlambat pembangunan.
“Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja dan melayani masyarakat. Justru menjadi tantangan untuk meningkatkan efektivitas, profesionalitas, dan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, legislatif, aparat pemerintah, tokoh agama, dan dunia usaha atas dukungan dan kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh komponen masyarakat.

“Kami percaya, dengan kerja keras, kejujuran, dan semangat gotong royong, cita-cita besar menjadikan Tanimbar sebagai daerah yang maju, mandiri, dan unggul akan terwujud,” tandasnya.

Momentum satu tahun kepemimpinan ini menjadi titik pijak baru bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk melangkah lebih cepat, lebih kuat, dan lebih terarah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Duan Lolat.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *