FAKTA MALUKU, Tanimbar – Bukan sekadar lomba, tetapi wadah berekspresi itulah makna yang menjiwai penilaian film dokumenter Inspirasi Tanimbar 2025 yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-26 Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT daerah yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten, TP-PKK, dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Ketua GAMKI Kepulauan Tanimbar, Jekson J. Batbual menegaskan, lomba film dokumenter ini tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, tetapi sebuah ruang ekspresi untuk menyuarakan identitas dan nilai luhur masyarakat Tanimbar.
“Ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah untuk menggali, mengekspresikan, dan menyuarakan kisah-kisah nyata dari tanah Tanimbar tentang budaya, perjuangan, harapan, dan masa depan. Semoga melalui film-film dokumenter ini kita semua diingatkan bahwa Tanimbar memiliki banyak inspirasi hebat, dan dari situlah kita melangkah menuju Tanimbar Maju,” tegas Batbual di Ruang VIP Tanimbar Swalayan, Selasa (29/9/2025).
Batbual berharap, agar para peserta yang telah berani tampil dengan gagasan segar dan karya-karya yang dihasilkan menjadi refleksi nyata semangat generasi muda Tanimbar untuk terus menjaga identitas, sekaligus berinovasi dalam menghadapi tantangan zaman.
Proses penilaian melibatkan dewan juri yang berkompeten, antara lain Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, Ketua Klasis Tanimbar Selatan, Pdt. H. R. Tupan, Kadis Sosial, Yongki Souisa, Kabag Protokoler dan Komunikasi, Blendy J. Souhoka. Kehadiran para juri dari lintas profesi ini diharapkan dapat memberi sudut pandang yang kaya dalam menilai kualitas karya peserta.
Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak dalam kesempatan itu memberikan apresiasi penuh atas kreativitas yang ditampilkan para peserta.
“Melalui karya film dokumenter ini, kita bisa melihat bagaimana anak-anak muda Tanimbar menuangkan ide, menyalakan imajinasi, sekaligus menyampaikan pesan penting tentang budaya, sejarah, dan harapan masa depan daerah ini. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh ruang-ruang kreatif semacam ini karena sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Tanimbar yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Gelaran ini diharapkan menjadi titik tolak lahirnya sineas muda Tanimbar yang mampu menampilkan potret budaya dan kehidupan masyarakat ke panggung lebih luas. Lebih dari itu, perayaan HUT daerah bukan hanya seremonial, tetapi momentum penting menumbuhkan daya cipta dan inspirasi bagi seluruh masyarakat.(NS)












