FAKTA MALUKU, Tanimbar – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar mencatat lonjakan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2025, seiring penguatan kinerja fiskal dan optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah.
Sekretaris Daerah Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu mengatakan, bahwa pada 2024 PAD daerah tercatat sebesar Rp21.126.120.242 dengan tingkat kemandirian fiskal 2,89 persen.
“Memasuki 2025, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, kinerja fiskal daerah menunjukkan peningkatan nyata. Tingkat kemandirian daerah naik 2,38 persen menjadi 5,27 persen, dengan PAD mencapai Rp31.905.054.556,” ujar Moriolkosu di Saumlaki, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, realisasi PAD 2025 juga melampaui target yang ditetapkan. Capaian tersebut melebihi target sebesar Rp2.614.486.105 atau lebih dari 8,93 persen.
Jika dibandingkan dengan realisasi PAD 2024, Pemkab Kepulauan Tanimbar mencatat kenaikan sebesar Rp10.778.934.315 atau tumbuh 51,2 persen secara tahunan (year-on-year).
“Dengan demikian, PAD Kepulauan Tanimbar meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Menurut Moriolkosu, peningkatan PAD ditopang oleh sejumlah komponen utama pendapatan daerah. Pajak daerah tumbuh 26,80 persen atau Rp1.724.398.428, sementara retribusi daerah meningkat signifikan sebesar 46,77 persen atau Rp3.947.792.353.
Selain itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan naik 35,44 persen atau Rp1.072.489.768. Komponen lain-lain PAD yang sah mencatat lonjakan tertinggi, yakni meningkat Rp4.034.253.166 atau 125,8 persen.
Dirinya menandaskan, capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal, mengoptimalkan potensi pendapatan, serta meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.(NS)













