FAKTA MALUKU, Tanimbar – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar resmi melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, hasil seleksi terbuka sebagai wujud penerapan sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Empat pejabat yang dilantik yakni Blendy Junet Souhoka, S. STP sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Drs. Francois Zadrach Tagurihy sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Benjamin Blasius Samangun, S.H., M.H sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan serta Liborius Samangun, S.Sos sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Juliana Ch. Ratuanak dan disaksikan Sekretaris Daerah Brampi Moriolkosu, para asisten Setda, staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Kepulauan Tanimbar, belangsung di lantai 2 kantor Bupati, Saumlaki, Jumat (19/11/2025).
Bertindak sebagai saksi Kepala Inspektorat Daerah Drs. Jeditjia Huwae, M.Si dan Kepala Dinas Pendidikan Bambang Eko Priyanto, S.Pd. Doa dipimpin oleh Vikaris Episkopal Kevikepan KKT–MBD RD. Ponsius Ongirwalu dan Pdt. Ny. Sabono, S.Th.

Wakil Bupati dalam sambutannya menegaskan, bahwa pelantikan tersebut merupakan hasil seleksi terbuka sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka, objektif, dan kompetitif. Pengangkatan para pejabat juga telah memperoleh persetujuan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Proses ini adalah wujud nyata penerapan prinsip meritokrasi. Saudara-saudari yang dilantik dinilai sebagai kandidat terbaik yang memiliki kompetensi dan kapabilitas untuk menduduki jabatan strategis,” ujarnya.
Wakil Bupati menekankan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan posisi strategis yang menuntut kepemimpinan sekaligus kemampuan manajerial. Para pejabat diminta menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, serta melaporkan pelaksanaan program dan kegiatan secara berkala kepada pimpinan daerah.
Ia juga mengingatkan agar kewenangan jabatan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan dimanfaatkan untuk mendorong inovasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Tanimbar.
“Jabatan adalah amanah dari Tuhan dan kepercayaan pemerintah daerah. Jadilah pemimpin yang dihormati bukan karena jabatan, tetapi karena integritas, prestasi, kompetensi, dan spiritualitas,” tegasnya.
Menutup sambutan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Panitia Seleksi Daerah atas pelaksanaan seleksi yang transparan dan profesional, serta mengucapkan selamat bekerja kepada para pejabat yang baru dilantik dalam mengemban tugas pelayanan, pemerintahan, dan pembangunan daerah.(NS)












