FAKTA MALUKU, Tanimbar – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmen untuk memperkuat peran perempuan, khususnya Dharma Wanita Persatuan (DWP), sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Syukuran Hari Ulang Tahun ke-26 DWP Tingkat Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang digelar di Saumlaki, Rabu (11/12).

Sambutan Bupati Kepulauan Tanimbar dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan SDM, Somalai Batlayeri, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi DWP selama ini. Pemerintah daerah mengucapkan selamat ulang tahun sekaligus mendorong organisasi perempuan tersebut untuk semakin profesional dan adaptif menghadapi tantangan pembangunan.
“DWP bukan hanya organisasi pendamping, tetapi kekuatan strategis yang menggerakkan perempuan agar berpendidikan, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi daerah,” tegas Batlayeri dalam sambutannya.

Dalam momentum peringatan HUT ke-26, pemerintah menekankan bahwa keberadaan DWP yang mayoritas adalah istri Aparatur Sipil Negara memiliki peran penting sebagai penjaga citra dan martabat ASN. Perempuan, melalui sikap, tutur kata, dan etika, dinilai menjadi penopang keberhasilan seorang ASN menjalankan tugas.
“Keberhasilan seorang ASN tidak lepas dari dukungan dan ketulusan seorang istri di belakangnya. Perempuan yang beretika dan berkarakter kuat akan melahirkan keluarga yang kokoh dan masyarakat yang sejahtera,” ujarnya.
Bupati dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus menghadirkan program-program pemberdayaan, peningkatan kapasitas SDM, dan pembinaan berkelanjutan bagi perempuan.
Pemerintah optimistis bahwa perempuan yang mandiri dan percaya diri akan menjadi penggerak lahirnya generasi emas, sejalan dengan agenda Indonesia Emas 2045.
Menginjak usia ke-26, DWP disebut memasuki fase kedewasaan organisasi dan diharapkan memperluas jangkauan programnya. Pemerintah menekankan, seluruh unsur DWP di masing-masing OPD agar aktif mendukung program prioritas daerah, terutama bidang pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ketahanan ekonomi keluarga.
“DWP harus menjadi garda terdepan, bukan sekadar pelengkap. Organisasi ini harus melahirkan perempuan yang kreatif, inovatif, dan tangguh,” ujar Batlayeri.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah memberikan apresiasi terhadap program-program DWP, terutama kegiatan sosial, dukungan bagi UMKM perempuan, serta kontribusi dalam pengembangan pendidikan di berbagai jenjang.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pesan agar DWP terus berkembang sebagai organisasi yang modern, solid, serta berperan besar dalam Mewujudkan Tanimbar Maju Mandiri, Adil, Berkelanjutan, dan Unggul.
“Semoga DWP terus menjadi rumah bagi perempuan yang berdaya dan melahirkan kader yang unggul bagi masa depan daerah,” tutup Batlayeri membacakan sambutan Bupati.(NS)












