PEMERINTAH TEGASKAN KOMITMEN PEMBENAHAN RSUD DR. MAGRETTY, WABUP “JANGAN PUTAR BALIK FAKTA, KITA SEDANG BERBENAH

IMG 20251110 WA0029

FAKTA MALUKU, Tanimbar – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menegaskan komitmennya untuk menata kembali pelayanan kesehatan di RSUD dr. P.P. Magretty Saumlaki menyusul sejumlah persoalan yang muncul akhir-akhir ini.

Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, menilai pemberitaan yang menuding dirinya tidak empati atas kondisi rumah sakit daerah itu telah memutarbalikkan konteks pernyataannya.

“Pesan saya di grup internal WAG bukan untuk mengabaikan masalah. Justru saya ingin mengingatkan semua tenaga medis agar tetap bekerja dengan hati dan tidak terpuruk oleh hujatan. Banyak tenaga kesehatan kita bekerja siang malam, menolong warga tanpa pamrih. Mereka juga manusia, perlu semangat,” tegas Ratuanak di Saumlaki, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan di grup tersebut adalah bentuk motivasi internal kepada jajaran kesehatan agar tetap fokus menjalankan pelayanan meski di tengah kritik publik.

“Kritik itu perlu, tapi jangan sampai membuat petugas kehilangan semangat. Saya tidak anti kritik, tapi mari kita arahkan energi kita pada solusi bukan saling menyalahkan,” ujarnya.

Ratuanak menjelaskan, Pemerintah Kabupaten saat ini telah membentuk tim evaluasi dan audit internal RSUD dr. Magretty untuk menelusuri dugaan kelalaian, termasuk temuan obat kadaluarsa. Langkah itu, kata dia, merupakan bagian dari upaya transparansi dan tanggung jawab pemerintah daerah kepada publik.

“Semua akan diperiksa. Tidak ada yang akan kita tutupi. Bila ada unsur kelalaian atau penyalahgunaan wewenang, tentu akan kita serahkan ke aparat penegak hukum,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh opini liar yang menuding adanya “campur tangan pejabat” dalam pengadaan obat.

“Pengadaan obat melalui mekanisme yang ketat dan melibatkan berbagai pihak. Jadi jangan dulu membuat kesimpulan tanpa dasar. Kita percayakan pada aparat hukum untuk memproses sesuai fakta,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ratuanak menegaskan bahwa dirinya bersama Bupati Ricky Jauwerissa tengah memusatkan perhatian pada pemulihan kepercayaan publik terhadap RSUD Magretty.

Berbagai langkah pembenahan telah dijalankan, antara lain:
1. Pemeriksaan dan penataan ulang sistem farmasi dan distribusi obat
2. Penguatan sistem pengawasan internal rumah sakit
3. Penegakan disiplin kerja bagi tenaga medis dan administrasi
3. Serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku untuk pendampingan teknis.

“RSUD adalah wajah kemanusiaan Tanimbar. Kita tidak akan biarkan satu kesalahan menghancurkan seluruh upaya keras banyak pihak yang tulus bekerja di sana,” tegasnya.

Ratuanak berharap masyarakat memberikan ruang bagi pemerintah untuk menuntaskan pembenahan dengan bijak dan tanpa prasangka.

“Kita sama-sama ingin pelayanan kesehatan yang bermartabat. Saya tetap terbuka untuk dialog, tapi mari kita jaga empati dan fakta,” tutupnya.(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *