FAKTA MALUKU, Tanimbar – Warga Desa Tutunametal, Kecamatan Molumaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, digegerkan dengan aksi pencurian 10 unit mesin tempel perahu yang terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari, Minggu (2/11/2025).
Pelaku yang belum diketahui identitasnya itu diduga beraksi terorganisir dan sangat lincah, sebab seluruh mesin lenyap tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Kejadian ini sontak menimbulkan kepanikan dan keresahan di kalangan warga nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.
Berdasarkan laporan warga, berikut daftar korban pencurian:
1. Jemaat Tutunametal 1 unit mesin 40 PK
2. Berti Luturmas 2 unit (40 PK dan 15 PK)
3. Alfons Rahanwatty 2 unit 15 PK
4. Elias Pical Rahanwatty 1 unit 15 PK
5. Pemerintah Desa Tutunametal 1 unit 15 PK
6. Semuel Kewilaa 1 unit 15 PK
7. Marius Wuarlel 2 unit 15 PK
Menurut keterangan sejumlah warga, aksi pencurian itu diduga dilakukan oleh kelompok yang sudah memantau aktivitas nelayan sebelumnya. Mesin-mesin yang dicuri merupakan alat utama bagi nelayan untuk melaut dan mencari nafkah.
Selain itu, masyarakat juga meminta agar pengawasan keamanan di pesisir diperketat, terutama pada jam-jam rawan, serta mendorong agar pemerintah desa dan aparat keamanan membentuk sistem ronda malam guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Bahkan, warga menuntut pihak kepolisian segera memburu dan menangkap pelaku pencurian, karena kejadian serupa telah berulang kali terjadi di wilayah pesisir Tanimbar namun belum pernah terungkap.(NS)












