BNN Kirim Tim Ke Maluku

Usut Dugaan Keterlibatan Kepala BNNP Maluku Dalam Kasus Narkoba

banner 160x600

Women face

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengirimkan tim gabungan untuk menyelidiki dugaan keterlibatan Kepala BNNP Maluku yang menyalahgunakan narkotika.

Baca Juga: Wagub Harapkan ASN Berikan Pelayanan Publik Dengan Baik
Baca Juga: Upaya Alfons Cs Kuasai 20 Dati Kandas Di Pengadilan

"Kejadian di Maluku kami akan kirimkan tim gabungan untuk meluncur ke sana guna mencari tahu permasalahan sebenarnya," ucap Kepala BNN Komjen Heru Winarko di kantor BNN, Cawang, Kamis (9/8/2018).

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengungkapkan, tim gabungan terdiri dari tim intelijen penyidik Direktorat Narkotika dan Inspektorat.

Tim ini bertugas mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan yang dibutuhkan untuk mengevaluasi Kepala BNNP Maluku.

"Dari sejumlah keterangan yang didapat nanti akan kami konfrontasi kemudian klarifikasi ke masing-masing pihak," ujar Arman.

Sejumlah keterangan itu akan dijadikan bahan dalam menarik kesimpulan terkait kasus yang menimpa Kelapa BNNP Maluku tersebut.

"Apakah ada kesalahan yang disengaja atau tidak," kata dia.

Bila terbukti terlibat kasus penyalahgunaan narkotika, BNN tak segan menindak tegas Kepala BNNP Maluku tersebut.

"Siapa pun yang melakukan kesalahan apalagi ada keterlibatan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika, tindakan tegas akan kami lakukan," Arman menegaskan.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku menggerebek sebuah rumah di Karang Panjang, Kota Ambon pada Rabu (8/8/2018) malam.

Rumah yang diketahui ditempati Kepala BNNP Maluku tersebut digerebek setelah diduga menjadi lokasi pesta narkoba. Dalam penggrebekan tersebut petugas berhasil mengamankan dua oknum polisi berinisal  AT dan AL yang berpangkat Brigpol (WEB)