Tahun 2018, Rp.5 Miliar Disalurkan Ke MTB

No comment 189 views


banner 160x600
Women face

AMBON - GUBERNUR Maluku Said Assagaff, saat membuka rapat koordinasi pengawas, kepala sekolah, guru dan komite sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), di Gedung Natarkaumpu, Saumlaki, Selasa 12 Desember, mengungkapkan kalau tahun 2018 mendatang, Pemerintah Provinsi Maluku akan menggelontorkan dana bantuan senilai Rp5 milyar bagi SMA dan SMK di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) "Kita sekarang diperhadapkan dengan era kompetisi global yang ditandai dengan Masyarakat Ekonomi Asean, dimana sangat butuh kualitas SDM yang bermutu dan unggul, kalau tidak kita bisa hancur, " tandas gubernur Oleh sebab itu, ia berharap dengan adanya pemberian bantuan tersebut, bisa dipergunakan sebaiknya demi kemajuan dunia pendidikan di MTB sendiri. Ia menegaskan untuk tidak bermain-main dengan pendidikan di daerah, karena akan jauh ketinggalan. Iapun mencontohkan, negara Cina tiap tahunnya mewisudakan 500 ribu dokter, begitu juga India yang mewisudakan satu juta insinyur teknik. "Bagi pemprov tidak ada tawar-tawar lagi. Sektor pendidikan jadi sektor utama. Saya tidak mau anak-anak Maluku tidak boleh ada yang tidak pintar. Begitu juga dengan kesehatan, " ujar dia. Menurut dia, dengan kekyaan alam yang begitu besar, pendidikan sudah mesti di genjot, kesehatan juga. Iapun berharap, kedepannya, Negeri ini menjadi harapan besar bagi Indonesia. Dimana masa depan negara ini berada di wilayah timur. Dengan demikian, dengan dilakukannya rakoor ini merupakan entry point untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Tanimbar. Dalam kesempatan itu juga, Gubernur Assagaff, menyerahkan satu unit kapal Latih 20 GT kepada Bupati MTB Petrus Fatlolon, yang kemudian melanjutkannya kepada para guru SMK Negeri 1 Tanimbar Selatan. Bupati Fatlolon, dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan rakoor oleh provinsi di daerahnya. Lantaran rakoor tersebut dinilai oenting dalam rangka mensinergikan berbagai informasi terkait perkembangan pembangunan di bidang pendidikan, serta berbagai kebijakan, khususnya di tingkat SMA/SMK dan implementasinya bagi MTB. "Tidak ada dikotomi antara kabupaten dan provinsi," singkatnya. Dalam rakoor ini, turut dihadiri Wakil Bupati MTB Agustinus Utuwaly dan forkopimda MTB, serta para Kepala SKPD provinsi maupun kabupaten, serta masyarakat pendidikan di MTB. (JWL)