Tahap Awal Pembangunan Bendungan Way Apu Mulai Dilakukan

No comment 130 views
banner 160x600

Women face

Setelah dilakukan penandatanganan kontrak pembangunan bedungan Way Apu yang berlokasi di Desa Wabsalit, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Wilayah Sungai Maluku dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, proses tahap awal pembangunan pun mulai dilakukan.

Baca Juga: Bupati Abua Tipu Dua Mata Rumah Parentah Negri Hatu
Baca Juga: Lantik Raja Hatu Tanpa Pemilihan

Sesuai peraturan Presiden RI nomor 62 tahun 2018, tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan, dalam rangka penyediaan tanah untuk pembangunan nasional, Gubernur Maluku telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, yang ditetapkan dengan keputusan Gubernur Maluku nomor 241 tahun 2018 tanggal 28 September 2018

Tim yang dibentuk ini terdiri dari berbagai OPD terkait, yang terdiri BPN Provinsi Maluku, Dinas Kehutanan, Dinas PUPR, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah IX Maluku, Biro Pemerintahan serta instansi yang membutuhkan lahan dalam hal ini Balai Wilayah Sungai Maluku.

Tim terpadu ini bertugas untuk melakukan pemotretan, pendataan, verifikasi dan validasi atas bidang tanah yang dikuasai masyarakat dan masyarakat yang menguasainya di lokasi pembangunan bendungan tersebut.

Saat ini tim terpadu sedang melakukan pemotretan sekaligus pemetaan serta pendataan dan verifikasi atas lahan yang dikuasai masyarakat, dan selanjutnya kepada mereka akan diberikan santunan.

Sebelumnya, tahap awal pembangunan yakni proses pembebasan lahan sempat terhenti karena Keputusan Menteri Kehutanan RI, nomor SK.854/Menhut-II/2014 tanggal 29 September 2014, Tentang kawasan hutan dan konservasi perairan Provinsi Maluku, maka proses pengadaan tanah yang semula dilakukan oleh tim persiapan pengadaan tanah untuk pembangunan bendungan Way Apu dihentikan, dan proses selanjutnya mengacu pada undang-undang nomor 41 tahun 1999, tentang kahutanan.(FM-02)