SPP SPMA Negeri Ambon Hidangkan Makanan Basi Bagi Siswa

No comment 373 views
banner 160x600

Women face

AMBON - Puluhan siswa Sekolah Pertanian Pembangunan Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPP SPMA) Ambon di Passo yang berada pada asrama sekolah tersebut mengeluhkan jatah makan yang disediakan pihak sekolah.

Baca Juga: Golkar Siap Lawan Intimidasi Terhadap Rakyat
Baca Juga: Polda Dan Kejati Maluku Didesak Proses Hukum Kakak Kandung Bupati Buru

Pasalnya makanan yang disediakan pihak sekolah tidak dapat di konsumsi pihak para siswa penghuni asrama tersebut lantaran makanan yang disediakan tak layak untuk di konsumsi alias basi.

Kepada Fakta Maluku Senin (20/11) mengungkapkan. Peristiwa tersebut terjadi ketika para siswa hendak makan. Saat hendak makan itu baru diketahui bahwa makanan yang disediakan pihak sekolah kepada para siswa yang mendiami asrama tersebut telah basi.

Lauk berupa tempe dan nasi sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi. 
Mendapati kenyataan tersebut para siswa lantas menolak mengkonsumsi makanan yang disediakan dan memilih tidak makan. 

Mendapatikenyataan tersebut, salah satu guru yang ditugaskan sebagai pengawas pada asrama siswa SPP SPMA Ambon yang berada dibawah Dinas Pertanian Provinsi Maluku ini lantas mengambil langkah menyiapkan makanan sendiri berupa nasi dan mie instan. 

"Hal ini telah dilaporkan kepada kepala sekolah SPP SPMA Ambon. Namun anehnya kepala sekolah tidak bereaksi apa apa. Dan hingga kini siswa SPP SPMA Ambon yang berada di asrama siswa memilih untuk makan di luar, " papar sumber tersebut.

Senada dengan itu salah satu orang tua siswa yang meminta namanya tidak diekspos mempertanyakan sikap pihak SPP SPMA Ambon yang tega menghidangkan makanan basi kepada siswanya.

"Peristiwa ini sangat memalukan dan tidak manusiawi. Masakan pihak SPP SPMA Ambon tega menyediakan makanan basi bagi siswanya. Itu sama saja pihak sekolah memperlakukan siswanya layaknya binatang yang diberikan makanan basi. Jadi kami meminta sikap tegas Dinas Pertanian Provinsi Maluku guna menyikapi persoalan tersebut dan jangan menutup mata terhadap peristiwa ini, " tegasnya. (JWL)