Produksi IMK Maluku Alami Kenaikan

No comment 138 views
banner 160x600

Women face

Ambon,- Produksi Industri Mikro Kecil (IMK) Provinsi Maluku periode april hingga juni 2018 naik 8,78 persen dibandingkan pada periode januray hingga maret.

Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Ambon Dan SBB, Tidak Berpotensi Tsunami
Baca Juga: Heli MI 8 Lakukan Water Bombing Wilayah Terdampak Likuifaksi Di Sulteng

kepala Badan Pusat Statitik (BPS) Provini Maluku, Dumangar Hutauruk melalui reales BPS kemarin mengatakan.kecenderungan kenaikan produksi industri manufaktur mikro dan kecil ini dialami oleh paling tidak lima jenis industri di Provinsi Maluku. selain itu terdapat delapan jenis produksi yang mengalami pertumbuhan negatif selama triwulan II tahun 2018.

" Dimana lima jenis industri yang mengalami pertumbuhan positif adalah, produksi di industri kayu dan barang dari kayu dan barang anyaman dari bambu juga rotan dan sejenisnya sebesar 48,77 persen, kemudian percetakan dan reproduksi media rekaman sebesar 90,48 persen,barang galian bukan logam sebsar 35,35 persen, barang dari logam bukan mesin dan peralatannya sebesar 34,62 persen serta pengolahan laiinya seebsar 11,29 persen, " jelasnya.

Sementara itu dikatakannya, selama triwulan II 2018, beberapa IMK yang mengalami pertumbuhan negatif adalah industri makanan, minuman, tekstil, pakaian jadi, bahan kimia dan barang dari bahan kimia, alat angkutan lainnya kemudian furnitur serta reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan.

" sektor industri manufaktur mempunyai sumbangan cukup signifikan dalam menggerakan perekonomian dengan kemampuan menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan nilai tambah dari input atau bahan dasar," ungkapya. (MQN)