Pesta Teluk Ambon Picu Kedatangan Wisatawan Ke Maluku

No comment 126 views


banner 160x600
Women face

AMBON – Pesta teluk Ambon salah satu event daerah di provinsi Maluku yang kini sudah menjadi event nasional. Menjadi salah satu pemicu kedatangan wisatawan di Maluku. Pasalnya dengan Pesta Teluk Ambon yang bertujuan mempromosikan keindahan wisata Maluku khususnya wisata bahari. Akan berdampak pada meingkatnya jumlah kedatangan wisatawan baik nasional maupun internasional.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku, Said Assagaf dalam sambutannya ketika membuka secara resmi Pesta Teluk Ambon 2017 Jumat (8/9) di Ambon.

Diungkapkan Assagaf, Pesta Teluk Ambon merupakan salah satu icon pemerintah provinsi Maluku dalam mempromosikan dunia pariwisata di Maluku.

“Maluku memiliki keindahan alam dan objek wisata khususnya wisata bahari yang begitu indah. Keindahan wisata bahari di Maluku merupakan sepotong surga pemberian Tuhan kepada Maluku, “ ujar Assagaf.

Ditambahkannya, keindahan wisata bahari di Maluku termasuk teluk Ambon sudah terkenal sejak jaman dahulu kala. Teluk Ambon sejak jaman dahulu hingga kini telah menjadi nadi perdagangan bagi masyarakat Maluku. Begitu pula teluk Ambon dari dahulu hingga kini sudah menjadi episentrum pertemuan masyarakat.

“Untuik itu tidaklah berlebihan jika event Pesta Teluk Ambon ini menjadi salah satu event yang penting bagi dunia pariwisata di Maluku. Diharapkan dengan Pesta Teluk Ambon dapat memicu pekembangan dunia pariwisata di Maluku sekaligus meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan di Maluku, yang akan bermuara pada peningkatan taraf hidup masyarakat, “ tegas Gubernur.

Sementara itu, ketua panitia Pesta Teluk 2017, Habiba Saimama dalam laporannya mengungkapkan. Untuk event Pesta Teluk tahun 2017 ini, selain beberapa mata lomba yang selalu diadakan setiap perhelatan Pesta Teluk. Untuk ajang pesta Teluk Ambon tahun 2017 ini, juga ada beberapa mata lomba yang baru dilaksanakan.

“Untuk tahun ini ada beberapa mata lomba yang baru dipertandingkan antara lain, lomba mewarnai untuk siswa PAUD dan siswa kelas 1 sampai dengan kelas 3 SD. Juga lomba Goyang Tobelo. Khusus untuk Goyang Tobelo panitia terpaksa membatasi jumlah peserta, karena tingginya animo masyarakat dalam lomba tersebut, “ beber Saimima. (JWL)