Renovasi Rumah Sakit Sumber Hidup

Pemprov Kucurkan 4 Miliar, Sinode Masih Pembahasan Bantuan

No comment 124 views
banner 160x600

Women face

AMBON - Pemerintah Provinsi.Maluku, mengucurkan dana sebesar Rp.4 miliar yang diperuntukan bagi renovasi gedung Rumah Sakit (RS) Sumber Hidup.

Baca Juga: TdAM Untuk Perkenalkan Wisata Maluku
Baca Juga: Pembangunan Asrama Haji Antara Maluku Dikebut  

"Untuk tahap pertama ini Pemprov Maluku telah mengucurkan dana Rp.1 miliar dari total Rp.4 miliar. Sesuai aturan yang ditetapkan BPK, maka panitia harus mempertanggung jawabkan dana yang telah diberikan pemerintah, baru sisanya dicairkan, " demikian diungkapkan Gubernur Maluku, Said Assagaff ketika mencanangkan renovasi gedung RS Sumber Hidup, Kamis (25/10).

Assagaff dalam kesempatan tersebut meminta panitia guna secepat mungkin melakukan pertanggung jawaban penggunaan dana sebesar Rp.1 miliard. Agar pada bulan Desember nanti, sisa anggaran sebesar Rp.3 miliard dapat dikucurkan pemprov.

"Sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah provinsi Maluku. Hal inj guna menciptakan manusia Maluku yang sehat Dan sejahtera, " ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Assagaff mengakui, dirinya memiliki keterikatan emosional dengan RS Sumber Hidup.

" 65 tahun lalu saya dilahirkan dirumah sakit ini. Setelah itu, dokter dan bidan serta perawat pada rumah sakit ini juga yang membantu proses kelahiran anak says. Jadi memang says memiliki ikatan emosional dengan rumah sakit ini, " tandasnya.

Sementara itu, ketua panitia renovasi RS Sumber Hidup, Janes Leatemia mengatakan. Renovasj RS Sumber Hidup nantinya Akan menelan dana sebesar kurang lebih Rp.12 miliard. Lantaran selain renovasi juga dibutuhkana untuk akreditasi rumah sakit tersebut.

"Selain bantuan pemerintah provinsi Maluku, kami juga mengharapkan bantuan dari Sinode GPM selaku pemilik RS Sumber Hidup ini, " ujar Leatemia.

Oleh karena itu, panita telah memasukan proposal permohonan pinjaman kepada Sinode GPM sebesar Rp.9 miliard. Namun sayangnya hingga kini belum Ada respons dari Sinode GPM selaku pemilik Rumah Sakit tersebut.

"Untuk itu kami berharap Sinode GPM dapat kembali membahas proposal kami pada sidang MPL yang akan berlangsung di Saumlaki November nanti,." demikian Leatemia. (JWL)