Diduga Akibat Ulah Ketua DPW NasDem Dan Kroni Kroninya

NasDem Diprediksi Bakal Kehilangan Ribuan Suara Dalam Pileg 2019

banner 160x600

Women face

 

Baca Juga: Wagub Harapkan ASN Berikan Pelayanan Publik Dengan Baik
Baca Juga: Upaya Alfons Cs Kuasai 20 Dati Kandas Di Pengadilan

AMBON - Partai NasDem Provinsi Maluku berpotensi kehilangan belasan ribu suara dalam perhelatan pemilihan anggota legislativ tahun 2019.

Pasalnya kader kader partai NasDem Maluku yang diprediksi mampu mendulang banyak suara harus meninggalkan partai tersebut, diduga akibat ulah ketua DPW NasDem Maluku, Hamdany Laturua dan beberapa konconya.

Dari data yang ada pada Fakta Maluku, dalam Pileg tahun 2014 silam, Partai NasDem Maluku khususnya daerah pemilihan kota Ambon, mampu menempatkan salah satu kadernya yakni Hermanus "Herman"Hattu di kursi DPRD Provinsi Maluku.

Saat itu Herman Hattu mampu meraih suara sebanyak 5397 suara. Sedangkan Laturua meraih suara sebanyak 4239 suara. Secara keseluruhan NasDem untuk Dapil kota Ambon meraih suara sebanyak 18.720 suara.

Namun sayangnya, untuk pemilihan legislativ 2019 ini. diprediksi NasDem akan kehilangan belasa ribu suara. Hal tersebut lantaran Herman Hattu sudah tidak lagi berada di bawah panji NasDem. Lantaran diduga tidak sejalan dengan Laturua selaku ketua DPW NasDem Maluku.

Begitu juga dengan Daniel Siahaya yang saat pileg 2014 menyumbangkan 2073 suara.Donal Petta juga sudah tidak berada di bawah bendera NasDem, padahal saat pileg 2014, Petta memberikan kontribusi suara sebanyak 1835 suara.

Kini Partai NasDem hanya berharap kepada Hamdany Laturua dengan 4239 suaranya dan Abdul Aziz Latar yang memberikan kontribusi suara sebanyak 1835 suara.

Hengkangnya beberapa penyumbang suara bagi NasDem di Dapil Kota Ambon untuk DPRD Provinsi Maluku. Diduga akibat diamputasi oleh ketua DPW NasDen Maluku.

Dan beberapa kader potensial NasDem Maluku dari dapil kota Ambon diduga sudah tidak lagi sejalan dengan Laturua.

Sebenarnya NasDem provinsi Maluku untuk Dapil kota Ambon berpeluang besar meraih sukses dalam Pileg 2019 nanti. Namun sayangnya beberapa kader potensial dan bakal calon legislativ yang dianggap potensial, yang mendaftar di partai NasDem.

Diduga dengan sengaja dilengserkan oleh ketua DPW NasDem Maluku dan beberapa konco konconya.

Salah satu kader partai NasDem yang potensial guna meraih suara terbanyak adalah Ir.S.P. Nanulaitta, MT. Pria yang akrab di sapa Ongky Nanulaitta ini menjadi kandidat kuat menduduki kursi DPRD Provinsi Maluku.

Namun sayang langkah politik Ongky Nanulaitta di partai NasDem harus terhenti diduga akibat ulah dan rasa takut serta panik ketua DPW NasDem Maluku, Hamdany Laturua.

Diduga lantaran takut dan tidak mau tersaingi, Laturua diduga secara sepihak merubah Daftar Calon Sementara (DCS) calon anggota legislativ DPRD Provinsi Maluku untik Dapil kota Ambon.

Padahal penetapan DCS tersebut ditetapkan dalam rapat pleno partai tersebut. Ironisnya, perubahan yang diduga diakukan Laturua ini tanpa melalui rapat pleno, guna membatalkan hasil rapat pleno sebelumnya.

Alhasil guna memenuhi ambisi pribadinya, Laturua menempatkan Nanulaitta pada dapil 6. Yang meliputi Maluku Tenggara, Kota Tual dan Kabupaten Aru. Akibatnya Nanulaitta secara resmi mengundurkan diri dari Partai NasDem.

Calon potensial lainnya yang mendaftar di partai NasDem sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku dari Dapil kota Ambon adalah Paulus Kastanya.

Namun sayang, diduga Kastanya yang adalah mantan ketua AMGPM Daerah Pulau Ambon ini sengaja dijegal.

Hal ini terlihat saat beberapa oknum di partai NasDem diduga sengaja menyembunyikan berkas administrasi Kastanya dan tidak memprosesnya. Dan baru ditunjukan saat rapat pleno penetapan DCS.

Ternyata tidak hanya Dapil kota Ambon yang bermasalah. Beberapa oknum pengurus partai NasDem juga secara keji mendepak salah satu kadernya yakni Marthen Saloso dari DCS Maluku Tengah.

Sikap ketua DPW NasDem Maluku dan beberapa kroninya ini, diprediksi bakal menjadi penyebab merosotnya perolehan suara partai NasDem Maluku dalam Pileg 2019 nanti. (JWL)