Miliki 110 Paket Ganja, Noya Di Meja Hijaukan

No comment 149 views


banner 160x600
Women face

AMBON, - Lantaran memiliki dan menguasai narkotika golongan satu jenis ganja kering sebanyak 110 paket, Marchel Julian Noya harus duduk sebagai terdakwa dalam kasus dugaan kepemilikan narkoba.
dalam sidang perdana kasus tersebut yang digelar di Pengadilan Negeri Ambon Selasa (29/8). Jaksa penuntut umum diberikan kesempatan oleh majelis hakim guna membacakan dakwaanya.

Pada Dakwaannya penuntut umum mengungkapkkan, terdakwa Marchel Julian Noya ditangkap petugas pad tanggal 3 Mei 2017 sekitar pukul 14.30 wit

Penangkapan terdakwa ini lanjut penuntut umumdalam dakwaanya, bermula ketka saksi La Ode Herman Buton dan saksi Samali Polle, mendapat informasi bahwa terdakwa kerap kali melakukan transaksi jual beli narkoba, jenis ganja. bebekal informasi tersebut, Buton dan Polle lantas meminta saksi Abdulan guna melakukan transaksi jual beli narkoba jenis ganja dengan terdakwa.

Setelah itu saksi Abdulah lantas menghubungi terdakwa dan mengungkapkan kalau dirinya hendak membeli ganja dalam jumlah besar. Dari komunikasi tersebut, terdakwa menyanggupi akan menyediakan daun ganja kering siap pakai sesuai permintaan saksi Abdulah. Dan atas kesepakatan bersama, keduanya menyetujui akan bertemu guna melakukan transaksi jual beli narkoba jenis ganja kering ini pada salah satu warung yang terdapat di terminal angkutan umum jurusan Liang.

sesuai waktu yang telah ditentukan, terdakwa kemudian menenui saksi Abdulah pada lokasi yang telah disetujui. Saata bertemu dan hendak melakukan transaksi itulah, terdakwa langsung ditahan oleh petugas. dan dari tangan terdakwa petugas berhasil menyita barang bukti berupa daun ganja kering sebanyak 110 paket. Selain itu juga petgas menemukan uang sejumlah kurang lebih Rp.2 juta dan diakui terdakwa kalau uang tersebut adalah hasil transaksi jual beli narkoba.

Kepada petgas terdakwa mengakui, kalau daun ganja kering tersebut didapat terdakwa dari seseorang yang bernama Anles Pattikawa yang hingga kini masih dicari polisi.

Atas perbuatan terdakwa ini, jaksa penuntut umum menjerat terdakwa dengan pasal 111 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (JWL)