Lindungi Maling, Anggota BIN Gadungan Diamuk Massa

No comment 779 views
banner 160x600

Women face

AMBON - Ada-ada saja modus yang dilakukan seseorang guna melancarkan aksinya memperkaya diri sendiri. Mulai dari mengakui sebagai anggota TNI dan Polri, hingga mengklaim diri sebagai anggota Badan Intelejen Nasional atau BIN.

Baca Juga: Wagub Harapkan ASN Berikan Pelayanan Publik Dengan Baik
Baca Juga: Upaya Alfons Cs Kuasai 20 Dati Kandas Di Pengadilan

Aksi tipu-tipu dan mengaku sebagai anggota dari instruments resmi milik pemerintah ini, juga dilakoni Johanes Berikmans Lurry. Akibatnya warga yang mengetahui kalau Lurry adalah anggota BIN gadungan, memberikan hadiah bogem mental kepada Lurry.

Hal tersebut terjadi Kamis kemarin Di Negeri Hutumury Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon.

Peristiwa tersebut bermula ketika Lurry berkenalan dengan seorang gadis asal Hutumury. Kemudian dari perkenalan tersebut berlanjut ke hubungan pacaran. Bahkan Lurry menunjukan kalau dirinya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.

Hal ini ditunjukan Lurry dengan mendatangi rumah pacarnya itu Di Hutumury. Dan kepada orang tua pacarnya, Johanes Lurry mengakui kalau dirinya adalah anggota Badan Intelejen Nasional atau BIN.

Bahkan guna meyakini orang tua sang pacar, Lurry juga menunjukan sepucuk pistol dan satu unit alat komunikasi berupa HT, yang terselip dipinggangnya.

Hal tersebut membuat orang tua sang pacar menaruh percaya kepada Lurry. Bahkan kepada warga dan pemerintah negeri Hutumury, Johanes Lurry juga mengakui kalau dirinya adalah anggota BIN. Bahkan kerap kali dirinya menunjukan pistol miliknya kepada warga.

Lantaran percaya dan termakan dengan omongan pacar anaknya. Orang tua sang gadis berani menitipkan rumah dan isinya kepada Johanes Lurry untuk dijaga, sementara mereka keluar Kota.

Guna menunjukan rasa tanggung jawabnya kepada orang tua sang pacar, Lurry menyanggupi untuk menjaga rumah tersebut. Bahkan Lurry mengajak 3 orang anak buahnya untuk ikut menjaga rumah pacarnya.

Ternyata ketiga anak buah Lurry ini tidak lain adalah maling. Dan dalam setiap aksi mereka, ketiganya selalu dilindungi Johanes Lurry yang mengaku sebagai anggota BIN.

Sejak Johanes Lurry dan ketiga anak buahnya berada di Hutumury, saat itu juga kerap terjadi pencurian. Namun warga tidak berhasil menangkap si pencuri.

Akan tetapi pada Kamis (10/5) aksi anak buah Johanes Lurry yang melakukan pencurian Di rumah warga ini berhasil diendus warga. Dan saat itu juga warga menangkap ketiga maling tersebut.

Saat ditangkap dan hendak diserahkan Ke Polsek Leitimur Selatan, datanglah Johanes Lurry yang selama ini dikenal warga sebagai anggota BIN. Johanes Lurry kemudian menawarkan diri untuk mengantar ketiga pencuri yang adalah temannya itu ke kantor Polisi.

Namun alih-alih mengantar ketiga rekannya itu kepada Polisi. Johanes Lurry malah berusaha kabur bersama ketiga rekannya yang tertangkap warga saat melakukan aksi pencurian.

Melihat hal tersebut warga lantas mengejar Johanes Lurry bersama ketiga rekannya, dalam sebelum berhasil melarikan diri, warga berhasil menangkap anggota BIN gandungan bersama ketiga rekannya itu.

Warga yang marah dengan sikap Johanes Lurry, lantas menghadiahkan bogem mentah kepada Lurry dan anak buahnya.

Warga yang curiga dengan sikap Lurry ini lantas beramai ramai menyerahkan anggota BIN gadungan bersama tiga anak buahnya itu ke Polsek Leitimur Selatan.

Saat berada di Polsek Irish baru diketahui kalau Johanes Lurry bukanlah anggota BIN.
Pasalnya dari tangan Johanes Lurry ini Polisi menyita satu kartu anggota salah satu organisasi atau LSM yang bernama LMR RI dari kompartemen Intelejen.

Selain itu Babinsa setempat juga menyita satu pucuk pistol Dan satu unit alat komunikasi jenis HT. (JWL)