Komisi II DPRD Kota Ambon Bakal Evaluasi PPDB

No comment 163 views
banner 160x600

Women face

Ambon,- Komisi II DPRD Kota Ambon menilai proses berlangsungnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP di Kota Ambon masih kurang maksimal. Mereka akan melakukan evaluasi terkait hal tersebut.

Baca Juga: Gempa Bumi Guncang Ambon Dan SBB, Tidak Berpotensi Tsunami
Baca Juga: Heli MI 8 Lakukan Water Bombing Wilayah Terdampak Likuifaksi Di Sulteng

“Kami menyayangkan dengan hasil yang kurang maksimal dalam proses PPDB,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Johny Mainake , Jumat (3/8).

Menurut dia, Proses PPDB telah usai. Namun berdasarkan evaluasi internal dan informasi yang diterima komisi, masih terdapat beberapa persoalan yang perlu dievaluasi.

" Terkait teknis PPDB secara keselururhan telah dilakukan dengan baik oleh pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kota Ambon. Naasnya pasca PPDB, masih ditemukan persoalan pungutan yang dapat membebankan para siswa khususnya bgai keluarga yang kurang mampu," Ungkapnya

Dikatakannya, bagi siswa baru tentunya akan diperhadapkan dengan beberapa tanggung jawab yang perlu diselesaikan guna menunjang kelancaran pendidikan di masing-masing. namun ada beberapa sekolah yang melalui Komite sekolah, baik secara musyawarah bersama orang tua murid maupun hanya bersama pihak sekolah yang dinilai masih memberatkan masyarakat yang tergolong miskin.

Rencananya, Komisi II dalam waktu dekat akan segera memanggil kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon ke Kantor DPRD Tulungagung. Pemanggilan tersebut terkait evaluasi yang dilakukan oleh Komisi II.

" Jika pungutan yang ditetapkan pihak sekolah bersama Komite tidak menjadi pengahalang bagi generasi Kota Ambon untuk menimba ilmu, maka tidak akan kami persoalakan. Namun jika terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh pihak sekolah dan Komite dalam penentuan pungutan dalam proses PPDB, maka akan segera ditindak lajuti secara tegas oleh Komisis," tegasnya.

Dirinya berharap, dengan adanya evaluasi. dalam PPDB tingkat SD dan tingkat SMP tahun depan dapat lebih baik lagi. (MQN)