Diduga Cemarkan Nama Baik Dan Korupsi

Huwae Adukan Rahakbauw Ke Polda

No comment 453 views
banner 160x600

Women face

Ambon ,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPR) Provinsi Maluku, Edwin Huwae pagi tadi melaporkan Wakil ketua DPRD provinsi Maluku, Richard Rahakbauw ke Kriminal Umum (Krimum) Polda Maluku atas tindakan pencemaran nama baik.

Baca Juga: Wagub Harapkan ASN Berikan Pelayanan Publik Dengan Baik
Baca Juga: Upaya Alfons Cs Kuasai 20 Dati Kandas Di Pengadilan

Pelaporan ini didasarkan pada ucapan Rahakbauw saat menggelar ibadah berama masyaarakat Galala rabu malam yang berlangsung di kediaman Wakil Ketua DPRD, yakni dirinya adalah seorang Penipu.

"saya merasa nama saya dicemarkan oleh Ricard Rahakbauw, ya baik jabatan saya sebagai Ketua DPRD Provinsi Maluku, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku dan sebagai pribadi, sehingga dipandang perlu untuk melaporkan beliau ke pihak Kepolisian" kata Huwae.

secara resmi Rahakbauw dilaporkan ke Polda Maluku dengan nomor Polisi LP-B/264/V/2018/MALUKU/SPKT.

"Saya tidak bisa menyampaikan banyak nantinya saya serahkan kepihak Polda Maluku untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada Rahakbauw, karena saya sangat mengapresiasi kinerja profesional dari Polda Maluku" jelas orang nomor satu di DPRD Provinsi Maluku ini.

Lanjutnya, Setelah selesai dari Kriminal Umum Huwae menuju ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Maluku untuk melaporkan tindakan dugaan korupsi senilai 32,5 milyar rupiah yang dilakukan oleh Ricad Rahakbau sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku terhadap Anggaran Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2018. Dengan nomor Polisi LP-B/267/V/2018/MALUKU/SPKT.

"Setelah pencemaran nama baik saya lapor di Krimum Polda Maluku saya lanjut melaporkan RR sapaan akrap Ricad Rahakbau ke SPKT Polda Maluku terkait tindakan Korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku Tahun anggaran 2018 senilai 32,5 milyar rupiah" terangnya.

Huwae sangat mengharapkan profesionalisme Polda Maluku dalam mengusud persoalan-persoalan yang dirinya telah melaporkan,

Saat melaporkan RR Ke Polda Maluku, Huwae didampingi oleh kuasa hukumnya, Madjid Latuconsina, SH dan Jek Waas, SH.

"Saya harap Polda Maluku dengan Profeaionalnya secara cepat melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada RR" harap Huwae.

Sementara itu kuasa Hukum Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDI P ), Majid Latuconsina mengatakan.

Kalimat penipu ini didengar langsung oleh Edwin Huwae. dikarenakan pada kegiatan ibadah bersama pihak Rahakbauw menggunakan Sound sitem sehingga Huwae yang berada dirumahnya yang nota bene tak jauh dari tempat pelaksanaan kegiatan.

“ saat itu Pak Edwin hendak tidur, namun saat mendengar kalimat dimakusd secara berulang, dirinya yang hendak memastikannya dengan mendekat ke kediaman Rahakbau. Dan saat memastikan kalimat tersebut benar adanya, Huwae pun memapakan wajahnya ditengah kumpulan masyarakat. tindakan tersebut justru memicu amarah Rahakbauw, bahkan sempat tejadi mulut,” jelasnya

Oleh karena itu, agar mendapat kepastian atas tindakan tersebut, Huwae akhirnya melaporkan ke Pihak Polda Maluku agar dapat diselesaikan secara hukum. dirinya pun memastikan proses ini akan terus berlanjut, agar dapat menjadi efek jera bagi Rahakbauw.(MQN)