Gubernur Launching Empat Aplikasi Dinas Indag Maluku

No comment 30 views
banner 160x600

Women face

AMBON,FM - Gubernur Maluku, Said Assagaff pagi tadi melaunching empat Aplikasi milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Provinsi Maluku (Promal).

Baca Juga: Bupati Abua Tipu Dua Mata Rumah Parentah Negri Hatu
Baca Juga: Lantik Raja Hatu Tanpa Pemilihan

Aplikasi yang terdiri dari, Early Information Sistem (EIS), E- Office, Simpati Indag dan Simponi Indag. Launching secara resmi dengan ditandai open klik aplikasi oleh Gubernur Maluku, Said Assagaff, didampingi Sekretaris Daerah Maluku, Hamin Bin Taher, Ketua Komisi C DPRD Promal, Anos Yeremias dan Kepala Dinas Indag Promal, Elvis Pattiselano Bertempat di halaman Kantor Dinas Indag Promal.

Gubernur menyampaikan, Disperidag Provinsi Maluku merupakan dinas pertama yang memiliki banyak aplikasi yang telah dilaunching di tahun ini. Dan tujuan pengembangan IT di jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat di Maluku.

" Inovasi dalam pelayanan publik yang dilakukan oleh Disperindag melalui empat aplikasi tadi pasti akan membawakan dampak yang sangat besar terutama bagi perkembangan sektor publik, baik itu peningkatan eksport, peningkatan pelayanan dan data serta informasi yang terintegrasi dengan sektor-sektor yang lain, " Jelas Gubernur.

Ditambahkanya, melalui aplikasi wibsite yang telah terintegrasi pasti akan bermanfaat bagi daerah ini dimasa yang akan datang.

Gubernur berharap, melalui aplikasi ini sinergitas diantara pemangku-pemangku kepentingan dapat terjalin dengan baik. Dimana penyedian aplikasi yang ada, pasti memberikan dampak bagi peningkatan hasil eksport bagi melalui sistem yang telah dibangun sehingga pertumbuhan ekonomi kita dari tahun ke tahun dapat meningkat.

" Terakhir dari laporan BPS dari triwulan ketiga dalam tahun 2018 pertumbuhan ekonomi kita meningkat tajam dicapai 6,34 persen sejak 30 tahun lalu. pertumbuhan ekonomi Maluku baru pernah mencapai angka teesebut dan, bahkan pada Triwulan III terjadi Deflasi bukan Inflasi, ini sesuatu hal yang sangat menggembirakan dari indikator-indikator ekonomi. Dan penting untuk disampaikan kepada masyarakat kita , dimana pendapatan perkapita masyarakat di daerah ini terus naik dari lima tahun yang lalu," ungkap Assagaff.

Gubernur pun memberikan apresiasi terhadap Inovasi yang dilakukan oleh disperindag. Diharapkannya, ide dan gagasan yang besar ini dapat terus dibudayakan kepala-kepala dinas dalam konsep Pemerintah Good Overmen yang terintergrasi dalam sistem pelayanan publik yang benar-benar harus lebih cepat, namun tetap transparan menuju masyarakat maluku yang sejahtera, masyarakat maluku yang mandiri dan masyarakat maluku yang berbudaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Indag Maluku, Elvis Pattiselano menjelaskan.E- Ofice di dalam unit layanan administrasi terintegrasi. artinya surat menyurat dinas telah menggunakan IT.

 

" Kepala dinas dimana saja bisa membaca surat masuk dan keluar lewat aplikasi ini. Jadi tidak perlu tunggu saya balik ke kantor atau kepala bidang balik ke kantor baru baca surat baru disposisi. Tetapi dimana saja kita berada, kita sudah bisa mendisposisikannya. Surat keluar juga begitu, konsep surat keluar bisa langsung saya baca, saya koreksi kirim balik lewat sistym itu," jelasnya.

Lanjutnya, Arly informasi sistem adalah aplikasi yang berisikan rencana eksport. Dimana Aplikasi ini mendukung kerja dari Tim Peningkatan Eksport yang sudah dibentuk oleh Bapak Gubernur dan yang sudah di lantik dua minggu yang lalu.
Sehingga, dua atau tiga hari menjelang para eksportir itu melakukan eksport, merrka akn menginformasikan di aplikasi .

" Jadi setelah masuk aplikasi, mereka tinggal memilih nama perusahaannya.
Karena semua perusahaan telah dimasukan, kemudian pilih Komoditinya , volumenya dan negara tujuannya serta jasa transportasi yang akan digunakan.
Jika ada kendala dapat diinfokan di aplikasi. Supaya dari situ, setelah dia klik, dia send dan dia masuk ke sistym. Itu ada notifikasi yang muncul ke semua anggota tim. Termasuk juga ke Gubernur, Wagub dan sekda," paparnya.

Kemudian, ke tiga aplikasi Simpati Indag merupakan sistym informasi pusat data mandiri. Dimana setiap data dan kegiatan akan terupdate pada aplikasi tersebut , dan dapat terakses di loby kantor Indag melalui komputer dan print bagi siapa saja yang ingin mengetahui informasi terbaru.

Dan ke empat adalah aplikasi Simponi Indag yang merupakan aplikasi untuk mempromosikan produk-produk IKM atau prodruk-produk industri kecil.

"Aplikasi ini kita buat agar masyarakat dimana saja yang mau tau tentang produk-produk IKM dari seluruh Maluku, bukan Kota Ambon saja tapi 11 Kabupaten/Kota dapat terlihat dengan jelas seluruh informasi disitu," pungkasnya.

Diharapkannya, dengan hadirnya aplikasi - aplikasi tersebut dapat membantu serta mempermudah pelayanan publik di dinas. Dan mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi selengkapnya.

Pattiselano menegaskan, Aplikasi ini akan tetap berjalan karena merupakan sebuah kebutuhan. Sehingga inovasi ini dibuat bukan untuk sesaat, tetapi dibuat untuk berkepanjangan atau terus-menerus.
Tambahkan saja..

Usai Launching, Gubernur kemudian melakukan kunjungan ke Unit Layanan Terintegrasi (ULAT) Dinas Indag Provinsi Maluku.(FM-03)