Dipanggil Penyidik, Pattykaihatu Cuek Bebek

No comment 267 views
banner 160x600

Women face

AMBON - Sikap acuh tak acuh alias cuek bebek, kembali diperlihatkan Betty Pattykaihatu, terlapor dugaan penyerobotan lahan milik Dominggus yang terletak di dati Uplari desa Tawiri.

Baca Juga: TdAM Untuk Perkenalkan Wisata Maluku
Baca Juga: Pembangunan Asrama Haji Antara Maluku Dikebut  

Sumber Fakta Makuku di Polres Pulau Ambon Senin (16/10) mengungkapkan. Mangkirnya Pattykaihatu merupakan kali ketiga. Setelah sebelumnya, penyidik memanggil Pattykaihatu secara patut dan sah sebanyak 2 Kali.

"Panggilan pertama dilayangkan pada tanggal 27 Agustus 2018. Namun yang bersangkutan tidak penuhi panggilan penyidik. Kemudian Penyidik kembali melayangkan panggilan kedua pada tanggal 17 September 2018. Hasilnya sama, Betty menolak penuhi panggilan penyidik polisi, " papar sumber tersebut.

Kemudian penyidik kembali melayangkan panggilan ketiga Senin kemarin. Namun lagi lagi Pattykaihatu cuek bebek dengan panggilan tersebut. Salah satu kerabat Pattykaihatu beralasan. Wanita pengusaha tersebut tidak memenuhi panggilan penyidik lantaran berada di Jakarta.

"Namun setelah kami cek di rumahnya di Jakarta yakni diperumahan Citra Grand. Ternyata yang bersangkutan tidak berada di sans. Rumahnya kosong, yang Ada hanyalah pemberitahuan dari pengembang yang menyatakan pemilik rumah tersebut belum melunasi tunggakan listrik dan air, " ujarnya

Lantaran mangkir dari panggilan penyidik sebanyak tiga kali, maka penyidik akan bertindak tegas. Dengan memanggil dan menjemput paksa Pattykaihatu.

Menanggapi hal tersebut, Hanny Leatemia kuasa hukum Dominggus Suripory kepada Fakta Maluku mengatakan. Tindakan Pattykaihatu mangkir dari panggilan penyidik sebanyak tiga kali, merupakan suatu tindakan pelecehan terhadap institusi kepolisian.

"Untuk itu penyidik harus bertindak tegas dengan menjemput paksa yang bersangkutan. Lantaran tidak seorangpun yang kebal hukum. Semua warga negara Indonesia derajatnya sama dimata hukum, " demikian Leatemia. (JWL)