Diduga Terima Rp.500 Juta, EH Tutupi 3 Proyek Di MTB

No comment 787 views


banner 160x600
Women face

AMBON, - Oknum jaksa pada kejaksaan Tinggi Maluku diduga telah di menerima sejumlah uang dari salah satu pejabat dilingkup Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku. Hal ini setelah EH diduga mengantongi beberapa persoalan dalam proyek tersebut.

Sumber terpercaya Fakta Maluku di Kejati Maluku menyebutkan, oknum jaksa bernama EH diduga telah menerima uang sebesar Rp.500 juta dari salah satu pejabat dilingkup Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku tersebut.

Hal ini setelah EH bersama Salah satu oknum jaksa dari Kejati Maluku datang ke kabupaten MTB. Namun kedatangan EH dan temannya itu bukan dalam rangka perjalanan dinas. Ketika mendapat informasi bahwa ada proyek milik Dinas Pekerjaan Umum  tahun 2015 di desa Romean, Keliobar dan Sangliat Krawaing yang dikerjakan Agus Theodorus tengah bermasalah.

EH yang pernah digrebek wartawan di Cafe Exelco beberapa waktu lalu terkait dugaan percobaan penyuapan pada salah satu kasus dugaan korupsi ini langsung menuju lokasi proyek tersebut.Setelah mengantongi bukti bukti, EH lantas menghubungi Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) proyek tersebut. Selain itu juga Hayer menghubungi Kuasa Pengguna Anggaran ( KPA) pada proyek tahun 2015 ini. Dari pembicaraan tersebut KPA proyek ini meminta agar kasus ini tidak dilanjutkan ke ranah hukum.

Hal tersebut disetujui EH namun dengan syarat KPA memberikan sejumlah uang guna menyelesaikan perkara tersebut. Awalnya EH meminta uang sejumlah Rp.800 juta, dan terjadi negosiasi. Akhirnya EH dan KPA pada proyek tersebut itu sepakat pada angka Rp.500 juta. Keesokan harinya EH dan KPA pada proyek di ketiga desa tersebut melakukan transaksi diatas Jembatan Merah Putih di hari Minggu pada bulan Juni 2017 sekitar pukul 10.00 wit.

Setelah mengantongi uang sebesar Rp.500 juta yang diberikan sang KPA, EH  tidak melaporkan kasus tersebut dan malah menutup rapat kasus tersebut. (JWL)