Diantar Ratusan Warga, Murad - Orno Daftar Di KPU

No comment 508 views
banner 160x600

Women face

Ambon,- Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Irjen Pol Murad Ismail-Barnabas Orno resmi mendaftar sebagai peserta pemilihan kepala daerah (Pemilukada) Maluku juni mendatang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku, Rabu (10/1).

Baca Juga: Golkar Siap Lawan Intimidasi Terhadap Rakyat
Baca Juga: Polda Dan Kejati Maluku Didesak Proses Hukum Kakak Kandung Bupati Buru

Didampingi istri sari masing-masing bakal calon, Pasangan dengan jargon "Baileo" juga diantar oleh ratusan pendukung serta pimpinan delapan partai pendukung dengan jumlah 27 kursi dari 45 lagislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku dan satu partai pengusung.

Berbeda dengan pasangan bakal calon laiinya, Baileo menggunakan kendaraan spesial yakni mobil yang didekorasi menyerupai kapal nelayan.

Setibanya di kantor KPU, Murad dan Orno yang ikut diterima langsung oleh Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun dan seluruh komisioner KPU Maluku lainnya.

Pemeriksaan berkas pencalonan pasangan Murad-Orno berlangsung lancar tanpa ada kekurangan apapun. KPU kemudian menyerahkan tanda terima pencalonan kepada kedua pasangan ini.

Seusai mendaftarkan diri, Murad pun membeberkan alasan dirinya dan Orno datang ke KPU dengan menggunakan mobil berbentuk kapal nelayan.

“Saya ini dari keluarga nelayan, orangtua saya itu nelayan, dan bapak saya itu juragan ikan. Kita ini dibesarkan dari ikan bukan dari emas dan minyak,” kata Murad saat memberikan keterangan kepada waratwan di kantor KPU Maluku.

Dia mengungkapkan, potensi sumber daya alam, khususnya di bidang kelautan, yang ada di Maluku sangatlah melimpah. Karena itu, salah satu fokus yang akan dikerjakan jika terpilih menjadi gubernur Maluku nanti adalah mengoptimalkan kekayaan laut Maluku.

“Pokoknya nelayan akan kita kembangkan lagi dan kita harus bangun Maluku dari laut,” ujarnya.

Pasangan Murad-Orno diusung oleh delapan partai politik yakni, PDI-Perjuangan, Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Hanura, PKB, PKPI, PPP dan PAN. Serta Perindo sebagai partai pendukung.(MQN)