Demo Ricuh

Demo Tolak Eksploitasi Hutan Seram Berakhir Ricuh

No comment 109 views
banner 160x600

Women face

AMBON,FM - Aksi demonstrasi yang dilakukan masyarakat suku naulu, untuk menolak eksploitasi hutan yang dilakukan oleh PT. Bintang Lima Makmur di kantor gubernur Maluku Rabu (7/11), berakhir ricuh.

Baca Juga: Bupati Abua Tipu Dua Mata Rumah Parentah Negri Hatu
Baca Juga: Lantik Raja Hatu Tanpa Pemilihan

Para demonstran yang memaksa masuk untuk bertemu gubernur Maluku, terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian yang melakukan barikade di depan gerbang kantor gubernur Maluku.

Aksi demontrasi yang dilakukan masyarakat adat naulu ini awalnya berlangsung aman dan tertib. Orator yang melakukan orasi pun terlihat biasa-biasa saja. Demonstran hanya meminta gubernur Maluku, Said Assagaff mencabut ijin pengoperasian PT. Bintang Lima Makmur di hutan pulau Seram. Karena yang dilakukan saat ini oleh PT. BLM adalah eksploitasi hutan, yang berpotensi terhadap kerusakan hutan.

Namun karena kedatangan mereka tidak ditanggapi oleh pihak pemerintah provinsi Maluku, para demonstran pun akhirnya memaksa masuk ke kantor gubernur Maluku.  

Upaya mereka dihadang barikade aparat kepolisian. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Polisi yang terdesak terpaksa mengeluarkan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa. Upaya ini membuat massa demo kocar kacir.

Polisi mengamankan dua orang demonstran, yang dianggap memprovokasi massa. Namun tak berapa lama keduanya kembali dilepaskan.

Walau sempat ricuh, namun pihak pemerintah Maluku provinsi menerima sejumlah oerwakilan pendemo dan mendengar serta menerima pernyataan sikap mereka. (FM-02)