Lepas Kontingan Maluku Ke Pesparani Nasional I

Assagaff Kutip Kitab Mazmur Daud

No comment 271 views
banner 160x600

Women face

AMBON -Pesparani Nasional I di Maluku tinggal menghitung hari. Pesparani tingkat nasional I ini, merupakan ajang yang betul-betul sarat dengan nilai-nilai spiritual. dimana sambil bernyanyi dapat meningkatkan kualitas keimanan,serta menjadi sumber kasih sayang sebagaimana yang telah diteladankan oleh Yesus Kristus.

Baca Juga: Bupati Abua Tipu Dua Mata Rumah Parentah Negri Hatu
Baca Juga: Lantik Raja Hatu Tanpa Pemilihan

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku Said Assagaff pada acara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Maluku yang akan berlaga pada Pesparani Nasional I selasa (9/10).

Dalam sambutannya Assagaff mengatakan. Bernyanyi adalah bahasa yang Tuhan berikan kepada manusia untuk mengekspresikan kerinduan, serta rasa percaya kepada Tuhan yang mencintai kita
"Hal mana seperti tertulis pada Mazmur 96 ayat 1 :Nyanyilah nyanyian baru untuk Tuhan,nyanyilah untutk Tuhan wahai segenap bumi,”ungkap Assagaff.

Setiap event besar lanjut Assagaff punya 3 sukses yaitu sukses penyelenggara,sukses prestasi,sukses adminstrasi,
hal tersebut berrujuan agar supaya dikemudian hari agenda-agenda nasional bisa terus laksanakan di Maluku?
Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD lanjut gubernur. Telah menandatangani rekomendasi untuk tahun 2020 untuk event keagamaan bagi agama Hindu dan Budha.

“Saya mungkin tidak lagi menjadi Gubernur, tetapi saya doakan agar kehidupan yang aman,yang riligius di wilayah Maluku ini terus tercipta dengan baik,selain itu pelayanan yang optimal harus dibarengi dengan prestasi yang gemilang,seperti pelaksanaan Pesparawi Nasinal dan MTQ Nasional,”jelas Assagaff.

Dalam sejarah perhelatan event keagamaan nasional papar Assagaff. Kontingen Maluku selalu diperhitungkan karena sering menjadi langganan juara,hal ini tidaklah berlebihan karena secara natural orang Maluku memiliki suara yang sangat khas dan sangat musikalis.

“untuk itu pada Pesparani Nasional I ini diharapkan kontingen Maluku dapat mengukir prestasi manis, ingat ajang ini bukan sekedar bernyanyi biasa tetapi nyanyian untuk Tuhan seperti dalam Mazmur 147 ayat 7 :Bernyanyilah untuk Allah degan nyanyian syukur bermazmurlah untuk Tuhan kita dengan kecapi,”tandas Assagaff. (JWL)